Showing posts with label Sastra Fakhranheit. Show all posts
Showing posts with label Sastra Fakhranheit. Show all posts

Monday, 4 April 2016

[Puisi] Kehadiranmu




Kehadiranmu
Karya: Fakhran Farizi Firdaus

Roda mobil itu ada empat
Aku harap mobil itu cepat
Warna mobil itu merah
Kata ibu aku terlihat cerah

Mobil itu terlihat di depan rumah
Aku hampiri dengan ramah
Pintu mobil itu terbuka
Aku lihat apa yang aku suka

Mobil-mobilan itu digenggam ayah
Aku peluki ayah
Aku diangkat ayah
Aku diberikan mobil-mobilan merah

Dalam dekap ayah, aku berbisik
Tanpa maksud ingin mengusik
Ayah, kapan tidur di rumah lagi?
Aku harap, ayah ibu bersatu lagi


Jakarta, 4 April 2016

[Puisi] Skizofrenilove

Ceritanya gue mau bersastra lagi nih. Komedinya di next postan lagi. Sebelumnya gue pernah ngepost cerpen karya gue yang berjudul "Me and The Dying Love". Sekarang, gue mau share puisi gue berjudul "Skizofrenilove". Biar baca puisinya nyambung, coba buat kalian yang belum tau penyakit Skizofrenia itu apa, search dulu di google. Kalau udah tau Skizofrenia itu apa, baru gue ngucapin selamat membaca!




SKIZOFRENILOVE
Karya: Fakhran Farizi Firdaus

Desir air pantai membuatku tenang
Dia datang bersama desir itu
Dia hadir dimana aku merasa tenang
Dari kejauhan, deru suara mereka mulai menggangguku

Katanya, aku bak aktor panggung sandiwara
Drama? Kata mereka itulah percintaanku
Mereka tidak  mengerti akan hadirnya dia
Atau mereka tidak mau tau?

Mereka tidak sekalipun menoleh kearahnya
Padahal dia selalu ada dekatku
Mereka bilang aku sakit
Mereka bilang aku mengkhayal


Skizofrenia?
Dia hanya ilusi?
Aku tidak mengerti maksud mereka
Jelas-jelas aku melihat dia!
Mereka saja yang buta!


Jakarta, 4 April 2016

Sunday, 16 August 2015

DIH

Dih..
Beta mah lelaki
Dih..
Beta mah jantan
Dih..
Beta mah jiwa perang
Dih..
Beta mah emang bisa nangis, kawan
Dih..
Dihati lelaki yang kuat, tetap tersimpan sosok perempuan

Perempuan menangis, beta sedih
Perempuan perintah, beta nurut
Perempuan datang, beta senyum
Perempuan pergi, beta menangis

Ibu, jangan pernah tinggali beta

DIH,
Karya: Fakhran Farizi Firdaus

Lah cie gue bikin puisi.